Dalam dunia linux, untuk untuk menambahkan rule rule maupun aturan dalam sebuah firewall dapat menggunakan service bernama iptables .
Iptables secara default sudah terpasang atau terinstall pada setiap distro linux. Tidak dipungkiri linux debian, dengan menggunakan linux debian sebagai sistem operasi server ataupun router, lebih optimal dalam penerapan firewall. Dengan menggunakan iptables, dapat memudahkan kita dalam mengelola, menambah, maupun menghapus rule rule atau aturan yang ada pada table firewall.
Dalam sebuah table iptables terdapat yang namanya chain . Chain merupakan proses penyaringan data yang dilewati paket paket data, diantaranya yaitu :
1. Chain OUPUT
Saat dimana paket di saring saat akan keluar dari linux sebelum keputusan routing.
2. Chain INPUT
Saat dimana paket disaring saat akan masuk ke dalam linux kita.
3. Chain FORWARD
Saat dimana paket tidak memasuki service dalam linux, dia hanya sekedar lewat atau sekedar numpang lewat saja.
4. Chain PREROUTING
Saat dimana paket network sebelum memasuki keputusan routing.
5. Chain POSTROUTING
Saat dimana paket yang akan keluar dari linux.
Referensi
Mungkin itu saja artikel tentang Pengenalan Iptables . Semoga bermanfaat bagi teman teman .
Terimakasih
